SD Negeri 4 Pining di Gayo Lues Memprihatinkan: Plafon Jebol, Masjid Dipenuhi Semak, Dinas Panggil Kepala Sekolah

Penulis: Saiful  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 14:46:01 WIB
Plafon ruang kelas SD Negeri 4 Pining di Gayo Lues terlihat rusak parah dan membahayakan aktivitas belajar siswa.
SD Negeri 4 Pining di Kampung Pasir Putih, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, memprihatinkan. Plafon ruang kelas rusak parah, pintu tak terkunci, hingga masjid sekolah terbengkalai memicu pertanyaan publik soal pengelolaan dana BOS. Dinas Pendidikan Gayo Lues buka suara dan memanggil kepala sekolah. ISI:

BLANGKEJEREN — Puluhan siswa SD Negeri 4 Pining di Kampung Pasir Putih, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, terpaksa belajar di tengah gedung yang jauh dari layak. Pantauan pada Minggu (2/8) menunjukkan hampir seluruh plafon ruang kelas rusak. Sebagian besar pintu tak bisa dikunci, dan banyak kaca jendela pecah.

Halaman sekolah tidak terawat. Masjid di dalam areal sekolah kini dipenuhi semak belukar. Bangunan sekolah tampak tidak pernah dicat ulang sejak selesai dibangun, membuat suasana belajar semakin suram.

Dana BOS Rp 56,7 Juta dan Sorotan Perawatan

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Gayo Lues, SD Negeri 4 Pining menerima dana BOS sebesar Rp 56.700.000 untuk tahun 2026. Tahap pertama sebesar Rp 28.350.000 telah dicairkan.

Alokasi anggaran pemeliharaan menjadi sorotan utama. Dinas Pendidikan menyebut pihak sekolah sempat menganggarkan dana pengecatan Rp 5.000.000, namun baru akan direalisasikan pada tahap kedua pencairan dana.

Hingga saat ini, rincian penggunaan dana BOS belum diserahkan pihak sekolah ke Dinas Pendidikan. Hal ini memicu pertanyaan di tengah kondisi fisik sekolah yang memprihatinkan.

Kadis Pendidikan: Perawatan Ringan Wajib Sesuai Peruntukan

Kepala Dinas Pendidikan Gayo Lues, Salid S.Pd., MM., menegaskan pihaknya telah mengambil langkah tegas. Kepala Sekolah SD Pasir Putih dipanggil pada Selasa (4/8) untuk didorong segera merealisasikan perawatan ringan yang telah dianggarkan dari dana BOS.

“Hari ini kami telah memanggil Kepala Sekolah untuk mendorong supaya perawatan yang sifatnya ringan yang telah dianggarkan dari BOSP untuk dilaksanakan sesuai peruntukannya,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Rehabilitasi Berat Menunggu Program APBN

Untuk perbaikan besar atau rehab berat, Salid menjelaskan SD Negeri 4 Pining telah diusulkan masuk program revitalisasi dengan anggaran APBN pada tahun 2026. Proses tersebut masih menunggu keputusan dan turunnya anggaran dari pemerintah pusat.

“Jika Kampung Pasir Putih juga direlokasi ke lokasi lain, maka sekolah juga akan diusulkan mengikuti permukiman masyarakat dengan tujuan supaya permukiman berdekatan dengan sekolah,” ujarnya.

Langkah Berikutnya Dinas Pendidikan

Dinas Pendidikan Gayo Lues melalui Kabid Dikdas, Ilyas Efendi, S.Pd., masih menunggu laporan pertanggungjawaban dan rincian penggunaan dana BOS dari pihak sekolah. Evaluasi menyeluruh akan dilakukan setelah kepala sekolah memberikan klarifikasi resmi terkait pengelolaan anggaran dan rencana perbaikan gedung.

Kondisi ini menjadi catatan penting bagi pengawasan pengelolaan dana pendidikan di daerah. Kecamatan Pining, sebagai wilayah terpencil, membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah kabupaten.

Reporter: Saiful
Sumber: portalsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top