Sumur Minyak Tradisional di Ranto Peureulak Aceh Timur Terbakar, Kobaran Api Terlihat hingga Langit Malam

Penulis: Yasir  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:07:31 WIB
Kobaran api besar terlihat membubung tinggi di kawasan Ranto Peureulak, Aceh Timur, pada Kamis malam.

ACEH TIMUR — Video kebakaran yang memperlihatkan kobaran api berkobar besar di tengah pepohonan ini mulai beredar luas di media sosial sejak Kamis pagi. Warga terlihat menyaksikan peristiwa tersebut dari kejauhan sambil merekam momen mencekam itu.

Belum diketahui secara pasti apakah titik api berasal dari sumur minyak tradisional atau justru tempat pengolahan minyak ilegal yang kerap beroperasi di kawasan tersebut. Petugas kepolisian dan instansi terkait disebut telah berada di lokasi untuk melakukan investigasi dan mengamankan area sekitar.

Warga Diminta Menjauh dari Titik Api

Kobaran api yang cukup besar berpotensi membahayakan warga yang berkerumun di sekitar lokasi. Asap tebal yang dihasilkan juga bisa mengganggu pernapasan jika terhirup dalam waktu lama.

Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian mengaku tidak berani mendekat karena khawatir terjadi ledakan susulan. Kejadian ini mengingatkan pada insiden serupa yang pernah terjadi di wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Kawasan Ranto Peureulak Rawan Kebakaran Sumur Tradisional

Kecamatan Ranto Peureulak memang dikenal sebagai salah satu kantong sumur minyak tradisional di Aceh Timur. Aktivitas pengeboran dan pengolahan minyak secara manual oleh warga sudah berlangsung turun-temurun, meski berisiko tinggi terhadap kecelakaan kerja dan kebakaran.

Metode pengeboran sederhana yang tidak dilengkapi standar keselamatan memadai membuat kawasan ini rawan terjadi insiden serupa. Kebakaran sumur minyak di Aceh Timur sebelumnya pernah terjadi dan memakan korban jiwa.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian dan dinas terkait masih melakukan pendataan di lokasi kejadian. Informasi resmi mengenai jumlah sumur yang terbakar, luas area terdampak, serta kemungkinan adanya korban jiwa masih menunggu keterangan dari pihak berwenang.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan video atau informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Warga yang rumahnya berada di dekat lokasi kebakaran juga diminta waspada terhadap kemungkinan meluasnya area terdampak.

Pewarta: Hayaturrahmah
Editor: M. Haris Setiady Agus

Reporter: Yasir
Sumber: aceh.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top