ACEH — Status unggulan itu otomatis mengamankan posisi Janice di undian utama dan memberinya keuntungan berupa bye alias lolos langsung ke babak 64 besar. Dengan begitu, petenis kelahiran 23 tahun itu punya waktu istirahat lebih panjang ketimbang lawan-lawannya yang harus bertarung sejak babak pertama.
Berdasarkan rilis resmi WTA, Kamis (13/8), Janice yang menghuni peringkat ke-36 dunia itu akan berhadapan dengan pemenang laga antara Alycia Parks melawan Viktorija Golubin. Laga babak pertama nomor tunggal putri dijadwalkan berlangsung pada 13-14 Agustus.
Mengacu bagan undian, posisi Janice berada di kuarter yang sama dengan unggulan kelima asal Rusia, Mirra Andreeva. Ia juga satu blok dengan Marta Kostyuk (unggulan 11) dan Anastasia Potapova (unggulan 27).
Jalur menuju babak perempat final memang tidak mudah. Namun, status unggulan memberi modal psikologis yang cukup berharga bagi Janice, yang musim ini lebih sering tampil impresif di nomor ganda.
Turnamen ini menjadi kesempatan emas bagi Janice untuk membangun kembali kepercayaan diri. Sebab, pada ajang WTA 1000 sebelumnya, Canadian Open 2026, ia langsung tersingkir di babak pertama.
Saat itu, Janice takluk dari Liudmila Samsonova. Ia juga gagal di sektor ganda ketika berpasangan dengan petenis Polandia, Katarzyna Piter, setelah tersingkir di partai pembuka.
Catatan performa Janice pada nomor tunggal musim ini memang kurang konsisten. Namun, di nomor ganda, ia berhasil merebut gelar juara Birmingham Classic 2026 bersama Talia Gibsoni.
Hasil di Cincinnati ini akan menjadi tolok ukur penting bagi konsistensinya di level WTA 1000. Jika mampu melewati babak kedua, ia berpotensi bertemu lawan yang lebih berat di babak ketiga yang dijadwalkan berlangsung pada 17-18 Agustus.
Adapun rangkaian babak final turnamen ini akan digelar pada 23 Agustus, dengan babak semifinal pada 22 Agustus. Seluruh pertandingan berlangsung di Lindner Family Tennis Center, Mason, Ohio.