Pencarian

Solidaritas untuk Negeri, HMI Universitas Ratu Samban Peduli Bencana Alam Sumatera

Rabu, 17 Desember 2025 • 18:50:00 WIB
AL
DE
Alsoni Mukhtiar | Editor: Deni Muharman
Solidaritas untuk Negeri, HMI Universitas Ratu Samban Peduli Bencana Alam Sumatera
HMI Unras

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Ratu Samban turut ambil bagian dalam aksi kemanusiaan yaitu penggalangan dana yang tergabung dalam Aliansi Bengkulu Utara Peduli sebagai bentuk kepedulian terhadap seluruh korban bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari yaitu tanggal 13 hingga 14 Desember 2025, dengan tergabung dalam Aliansi Bengkulu Utara Peduli yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan di Kabupaten Bengkulu Utara.

Dalam beberapa waktu yang lalu, wilayah Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat diterpa cuaca ekstrem yaitu curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan bencana alam banjir dan tanah longsor, yang mengakibatkan timbulnya korban jiwa, kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas warga, hingga dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat terdampak. Aksi penggalangan dana yang dilakukan adalah sebagai bentuk respon dari peristiwa tersebut, termasuk HMI UNRAS merasa memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk turut berkontribusi membantu meringankan beban para korban.

Aksi penggalangan dana ini dilaksanakan terfokus di wilayah Bengkulu Utara dengan beberapa titik strategis dengan metode pengumpulan donasi secara langsung kepada masyarakat selama dua hari. Jumlah anggota Aliansi Bengkulu Utara Peduli berkisar 100-200 orang termasuk kader HMI. Dalam pelaksanaannya, Aliansi Bengkulu Utara Peduli menemui beberapa tantangan di lapangan, salah satunya hujan yang terus menerpa selama dua hari pelaksanaan, namun tidak menyurutkan semangat Aliansi untuk terus bergerak. Kader-kader HMI UNRAS bersama unsur Aliansi turun langsung ke lapangan menemui secara langsung masyarakat sekitar dan menyampaikan informasi secara langsung mengenai situasi daerah yang terdampak bencana dan tujuan penggalangan dana dilakukan. Dari yang ditemui oleh kader-kader HMI UNRAS di lapangan secara langsung, terlihat antusiasme masyarakat cukup tinggi yang ditandai dengan respon positif dan dukungan dari masyarakat selama kegiatan berlangsung.

“Keterlibatan kader-kader HMI UNRAS dalam aksi kemanusiaan ini merupakan implementasi dari nilai-nilai ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang selama ini menjadi landasan gerakan HMI. Kepedulian terhadap sesama, saudara sebangsa yang sedang diterpa musibah, merupakan wujud nyata dari pengabdian mahasiswa kepada umat dan bangsa” ujar Febrian Sugiarto selaku kader HMI UNRAS.

Febrian menambahkan, “Kolaborasi yang dilakukan Aliansi Bengkulu Utara Peduli menjadi bukti bahwa persatuan dan kolaborasi antar elemen masyarakat, mahasiswa dan organisasi kepemudaan sangat dibutuhkan dalam musibah yang sedang melanda saudara-saudara kita disana. HMI UNRAS berharap bantuan yang berhasil dikumpulkan dapat segera tersalurkan dengan tepat sasaran dan memberi manfaat bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Semoga seluruh korban yang terdampak cepat pulih kembali terutama dari segi kesehatan, dan dapat beraktivitas seperti sediakala”.

Seperti pernyataan Febrian Sugiarto selaku kader HMI UNRAS, penggalangan dana yang dilakukan adalah bentuk implementasi dari Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI sebagai landasan gerakan bagi para kader HMI. Hal itu dikarenakan Nilai Dasar Perjuangan (NDP) HMI dengan jelas menyampaikan tentang Kemanusiaan dan Kemasyarakatan dalam materi sebagai pedoman bagi kader-kader HMI untuk bergerak. Pernyataan tersebut juga menyampaikan bahwa penggalangan dana yang dilakukan adalah salah satu wujud dari fungsi mahasiswa sebagai agent of social control dalam lingkup masyarakat, 

Penggalangan dana ini juga diharapkan menjadi wadah atau sarana edukasi sosial bagi kader-kader HMI UNRAS untuk melatih dan meningkatkan empati, kepekaan serta kesadaran akan pentingnya peran mahasiswa dalam menanggapi isu-isu kemanusiaan dan bencana yang terjadi disetiap daerah yang ada di Indonesia. 

Bagikan

Berita Terkini

Indeks