Pencarian

Akses Gayo Lues–Aceh Timur Masih Terputus, Warga Terpaksa Melintas Lewat Medan

Jumat, 16 Januari 2026 • 10:40:05 WIB
Akses Gayo Lues–Aceh Timur Masih Terputus, Warga Terpaksa Melintas Lewat Medan
Jalan Blangkejeren–Pining menuju Lokop Aceh Timur masih tertutup akibat longsor dan banjir bandang. (Ilustrasi AI)

Ringkasan AI

  • Jalur Blangkejeren–Pining menuju Aceh Timur masih lumpuh total akibat banjir bandang dan longsor sejak November 2025.

  • Jembatan putus dan badan jalan amblas menjadi penyebab utama terhambatnya akses darat antarwilayah.

  • Warga Gayo Lues terpaksa memutar lewat Medan atau jalur Takengon–Bireuen hingga perbaikan selesai.

*Ringkasan ini dibuat dengan bantuan AI

BLANGKEJEREN — Hingga pertengahan Januari 2026, akses darat yang menghubungkan Kabupaten Gayo Lues dengan Aceh Timur belum juga pulih. Ruas jalan provinsi Blangkejeren–Pining menuju Lokop, Aceh Timur, masih lumpuh total akibat dampak banjir bandang dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu.

Kondisi tersebut membuat mobilitas masyarakat terganggu, khususnya warga yang hendak menuju Aceh Timur, Kota Langsa, hingga Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang. Jalur utama yang sebelumnya menjadi akses terdekat kini tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Pantauan di lapangan menunjukkan sebagian badan jalan amblas, jembatan putus, serta material longsor yang masih menutup ruas jalan, terutama di wilayah Kecamatan Pining dan Lokop. Selain itu, ruas jalan dari Blangkejeren menuju Pining juga masih berlumpur dan licin, sehingga sulit dilalui kendaraan.

Camat Pining, Win Zulfian, mengatakan lumpuhnya akses terjadi akibat kerusakan berat pada badan jalan dan jembatan yang berada di wilayah Kecamatan Pining, sementara sebagian longsoran lainnya berada di kawasan Lokop, Aceh Timur.

“Jalur Blangkejeren–Pining menuju Lokop sampai saat ini belum bisa dilalui karena jembatan dan badan jalan terputus akibat banjir bandang. Sebagian titik longsor juga masih dalam proses penanganan,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Ia menjelaskan, penanganan sudah dilakukan dengan mengerahkan sekitar tujuh unit alat berat. Namun hingga kini, arus lalu lintas dari Pining menuju Lokop Aceh Timur belum dapat dibuka.

“Sementara dari arah Blangkejeren ke Pining sudah mulai normal, tetapi dari Pining ke Lokop masih lumpuh total,” tambahnya.

Akibat kondisi ini, warga Gayo Lues yang hendak menuju Aceh Timur, Langsa, maupun Aceh Tamiang terpaksa memilih jalur alternatif yang jauh dan melelahkan. Salah satu rute yang digunakan adalah melalui Kutacane menuju Medan, Sumatera Utara, sebelum kembali masuk ke wilayah Aceh. Alternatif lain yakni melalui jalur Takengon–Bireuen–Lhokseumawe.

Terpisah, Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, menyampaikan bahwa penanganan longsor dan jalan amblas di ruas Lokop–Pining terus dilakukan. Ia menyebut progres penanganan telah mencapai sekitar 85 persen.

“Proses pengerjaan masih berjalan dan terus dikebut agar akses vital ini segera bisa difungsikan kembali,” katanya.

Bagikan
Sumber: TribunGayo

Berita Terkini

Indeks