Pencarian

Rekomendasi Rapat KONI Aceh: Sahlan Dipecat dari Pelatih Pelatda Billiar, Laporan Hukum Menyusul

Senin, 03 Agustus 2026 • 15:22:01 WIB
Rekomendasi Rapat KONI Aceh: Sahlan Dipecat dari Pelatih Pelatda Billiar, Laporan Hukum Menyusul
Rapat pengurus KONI Aceh memutuskan pemberhentian Sahlan dari jabatan pelatih Pelatda Billiar.

BANDA ACEH — Nasib Sahlan di kursi pelatih billiar Pelatda KONI Aceh resmi berakhir. Rekomendasi pemberhentian itu merupakan hasil kesepakatan bulat dalam rapat pengurus yang digelar Senin (3/8) lalu, bukan keputusan sepihak individu.

Rapat yang dipimpin langsung Ketua Harian KONI Aceh, Kennedy Husen, itu juga dihadiri Wakil Ketua I Teuku Rayuan Sukma, Wakil Ketua II Bachtiar Hasan, serta para pengurus, kabid, dan penasehat hukum. Hasilnya telah disampaikan ke Pengprov Billiar Aceh dengan tembusan ke PB Billiar Pusat.

Pemicu Pemecatan: Voice Note yang Tersebar di Group WhatsApp

Keputusan ini tidak muncul tanpa sebab. Beberapa waktu lalu, Sahlan yang akrab disapa Olan membuat rekaman suara yang kemudian tersebar luas di group WhatsApp KONI Aceh. Isi rekaman itu dinilai melecehkan institusi induk organisasi olahraga di provinsi paling barat Indonesia tersebut.

Dalam rekaman tersebut, Olan disebut-sebut melontarkan pernyataan bahwa kepengurusan KONI Aceh di bawah kepemimpinan Pon Yaya sangat jelek. Bahkan, ia menyarankan agar lembaga tersebut lebih baik keluar dari Aceh.

Pernyataan Kontroversial: 'Londo Ireng' dan Sentimen Suku

Yang membuat masalah ini memanas adalah pernyataan yang menyebut orang Aceh lebih jahat dari orang luar. Untuk mengibaratkannya, Olan menggunakan istilah 'londo ireng'.

"Kata-kata yang dikeluarkannya itu bukan hanya menyakitkan pengurus KONI Aceh saja tetapi juga seluruh masyarakat Aceh karena telah menghina suku," tegas Kennedy dalam keterangannya.

Pernyataan tersebut dinilai melampaui batas kritik terhadap kinerja organisasi. Ia dianggap telah menyerang martabat masyarakat Aceh secara keseluruhan, bukan sekadar mengkritik kebijakan pengurus.

Langkah Hukum Masih Dipertimbangkan

Selain rekomendasi pemecatan, rapat pengurus juga menghasilkan poin penting kedua. KONI Aceh berencana membuat laporan ke ranah hukum atas pernyataan Sahlan tersebut. Namun, langkah ini masih dalam tahap pertimbangan lebih lanjut sebelum akhirnya diputuskan untuk direalisasikan atau tidak.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari Sahlan terkait keputusan pemecatan yang dijatuhkan kepadanya. Yang jelas, ia kini berstatus non-aktif dari posisi pelatih Pelatda Billiar dan masa depannya di cabang olahraga tersebut berada dalam ketidakpastian.

Follow www.porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritarakyataceh.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks