ACEH — Piala Dunia 2026 akan kick-off pada 11 Juni 2026 di Estadio Azteca, Mexico City, saat Meksiko menjamu Afrika Selatan, dan berakhir pada 19 Juli di MetLife Stadium, New Jersey. Di balik euforia 48 tim yang berlaga, FIFA telah mengamankan pendanaan dari sponsor yang dibagi dalam dua kategori utama: FIFA Partner dan FIFA World Cup Sponsor.
Untuk kategori FIFA Partner—yang mendukung semua event FIFA, bukan hanya Piala Dunia—sejumlah raksasa global sudah terikat kontrak. Mereka adalah adidas, Aramco, Coca-Cola, Hyundai-Kia, Lenovo, Qatar Airways, dan Visa. Sementara itu, sponsor khusus Piala Dunia 2026 diisi oleh nama-nama langganan seperti Budweiser, Lay's, Hisense, dan McDonald's.
Uniknya, karena turnamen ini digelar di Amerika Serikat, FIFA juga menggandeng sponsor lokal seperti American Airlines, Bank of America, Unilever, dan Verizon. Langkah ini memastikan penetrasi pasar yang lebih dalam di negara tuan rumah utama.
Salah satu sponsor global, McDonald's, turun langsung ke pasar Indonesia. Melalui kampanye bertajuk FIFA World Cup Goes to McDonald's, perusahaan fast-food ini menghadirkan berbagai program interaktif. Mulai dari produk edisi khusus di gerai, aktivitas digital, hingga coaching clinic bareng pelatih dan pesepakbola profesional untuk anak-anak Indonesia.
"Bertepatan dengan perayaan 35 tahun, kami ingin menjadikan FIFA World Cup 2026 bukan hanya sekadar turnamen yang ditonton, tetapi momen yang benar-benar dirasakan bersama," ujar Caroline Kurniadjaja, Associate Director of Marketing McDonald's Indonesia, dalam keterangan resmi. Ia menambahkan bahwa program ini dirancang inklusif untuk keluarga, fans dewasa, hingga anak-anak.
McDonald's Indonesia bahkan menggandeng Grab Indonesia untuk mengadakan sayembara. Satu pasangan beruntung akan diberangkatkan menonton langsung partai final Piala Dunia 2026 di New York bulan depan. Inisiatif ini menjadi salah satu cara sponsor memperkuat ikatan emosional dengan konsumen Tanah Air.
Dengan prize money sebesar 50 juta dolar AS (Rp892 miliar) untuk tim juara, Piala Dunia 2026 dipastikan menjadi turnamen dengan investasi sponsor paling masif. FIFA sendiri tak pernah merilis angka pasti pendapatan dari sponsor, namun analis memperkirakan nilainya melampaui 2 miliar dolar AS per siklus turnamen.