3 Fakta Masjid Jaya Ar-Rahman di Langkat yang Dikunjungi Murid SD 2 Muhammadiyah Langsa, Usia 251 Tahun

Penulis: Saiful  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 10:08:31 WIB
Siswa SD 2 Muhammadiyah Langsa mengunjungi Masjid Jaya Ar-Rahman yang berusia 251 tahun di Langkat.

KOTA LANGSA — Rombongan siswa kelas 3 SD 2 Muhammadiyah Langsa menempuh perjalanan jauh menuju Masjid Jaya Ar-Rahman di Sei Bingai, Kabupaten Langkat. Masjid yang telah berusia lebih dari dua setengah abad ini dipilih sebagai lokasi field trip dan rihlah religi dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (16/6/2026) ini diikuti oleh puluhan peserta didik dari sekolah yang dikenal sebagai salah satu lembaga pendidikan berprestasi di Kota Langsa. Mereka tidak hanya diajak melihat bangunan tua, tetapi juga mengikuti serangkaian aktivitas edukatif.

Struktur Bangunan Tanpa Paku di Usia 251 Tahun

Masjid Jaya Ar-Rahman berdiri pada tahun 1775 Masehi. Artinya, masjid ini telah berusia sekitar 251 tahun dan menjadi salah satu masjid tertua di Indonesia.

Keunikan utama masjid ini terletak pada struktur bangunannya. Bentuk masjid menyerupai rumah panggung, dan sebagian konstruksi dindingnya dibangun tanpa menggunakan paku. Hal ini menjadikannya sebagai peninggalan sejarah Islam yang sangat berharga di Tanah Melayu.

Koordinator Kelas 3 SD 2 Muhammadiyah Langsa, Agustina Fadhillah, S.Pd., Gr., mengatakan bahwa masjid ini memiliki berbagai keunikan yang menjadikannya sebagai salah satu peninggalan sejarah Islam yang sangat berharga. “Alhamdulillah, kami menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan yang sarat nilai edukasi ini, dengan mengunjungi Masjid Jaya Ar-Rahman yang berdiri sejak tahun 1775 Masehi,” ujarnya.

Aktivitas Siswa: dari Sejarah hingga Salat Berjamaah

Selama kunjungan berlangsung, para siswa mengikuti berbagai kegiatan edukatif. Mereka mendengarkan penjelasan mengenai sejarah masjid, mengamati arsitektur bangunan, hingga melaksanakan salat berjamaah di masjid yang telah berdiri hampir tiga abad tersebut.

Kepala SD 2 Muhammadiyah Langsa, Dr. Hamdani, M.A., menilai perjalanan panjang menuju lokasi menjadi pengalaman berharga yang sebanding dengan ilmu dan wawasan yang diperoleh para siswa. “Tentu perjalanan jauh yang kami tempuh ini terbayar dengan kesempatan melihat secara langsung masjid yang masih berdiri kokoh meskipun usianya telah mencapai hampir tiga abad,” ujarnya.

Harapan di Momentum Tahun Baru Islam

Melalui semangat Tahun Baru Islam, pihak sekolah berharap para siswa semakin mencintai sejarah dan peradaban Islam. Mereka juga diharapkan mampu mengambil pelajaran dari perjuangan para ulama dan pendahulu dalam menyebarkan Islam di Nusantara.

Agustina menambahkan, “Harapan kami, siswa dapat lebih mengenal sejarah dan budaya Islam serta memahami bagaimana Islam masuk dan berkembang di Indonesia.”

Masjid Jaya Ar-Rahman yang terletak di Sei Bingai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, merupakan salah satu masjid bersejarah yang masih berdiri kokoh dan menjadi saksi perjalanan dakwah Islam di wilayah Sumut.

Reporter: Saiful
Sumber: aceh.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top