BLANGKEJEREN — Guncangan gempa bumi terasa di sebagian wilayah Gayo Lues pada pukul 06.20 WIB. Berdasarkan data sementara BMKG, episenter gempa berada di koordinat 4,13 Lintang Utara dan 97,49 Bujur Timur, dengan kedalaman sangat dangkal, yakni 6 kilometer.
Kedalaman 6 km mengindikasikan gempa ini berasal dari aktivitas sesar aktif di daratan Aceh. BMKG dalam rilis resminya menyebut data ini masih bersifat sementara dan bisa berubah seiring kelengkapan data dari stasiun seismograf di sekitar lokasi.
“Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG melalui akun media sosial resmi @infoBMKG.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa pagi ini. Magnitudo 2,6 umumnya tidak cukup kuat untuk menyebabkan kerusakan struktural, namun getarannya mungkin dirasakan oleh warga yang sedang beraktivitas di dalam rumah atau bangunan bertingkat rendah di sekitar pusat gempa.
Wilayah Gayo Lues sendiri dikenal sebagai kawasan yang relatif aktif secara seismik karena berada di jalur patahan Sumatra. Masyarakat setempat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kabupaten Gayo Lues berjarak sekitar 435 kilometer dari Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh. Perjalanan darat dari Blangkejeren ke Banda Aceh memakan waktu sekitar 6,5 jam, tergantung kondisi jalan dan cuaca. Kondisi geografis yang berbukit membuat kawasan ini rawan terhadap longsor jika diguncang gempa berkekuatan lebih besar.
BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut dan akan memperbarui informasi jika ada data signifikan. Masyarakat dapat mengakses informasi resmi melalui kanal BMKG atau menghubungi kantor BMKG setempat.