BANDA ACEH — Pergerakan harga sembilan bahan pokok di pasar tradisional Aceh masih menunjukkan tren fluktuatif. Data dashboard PIHPS yang diperbarui pukul 07.44 WIB mencatat sebanyak 11 komoditas mengalami penurunan harga harian, sementara 18 komoditas lainnya justru naik.
Harga bawang putih ukuran sedang di pasar tradisional Aceh kini berada di level Rp38.750 per kilogram. Angka ini turun Rp2.150 dibandingkan harga hari sebelumnya yang menyentuh Rp40.900 per kilogram. Jika ditarik dalam sebulan terakhir, harga komoditas ini masih tercatat naik 10,71 persen dari posisi Rp35.000 per kilogram.
Sebaliknya, harga cabai merah keriting melesat paling tajam di antara komoditas lain. Dalam sebulan terakhir, harganya naik 37,18 persen menjadi Rp51.100 per kilogram. Cabai rawit hijau juga ikut meroket 12,59 persen ke level Rp38.000 per kilogram.
Kabar baik datang dari harga protein hewani. Daging ayam ras segar turun 3,65 persen menjadi Rp34.300 per kilogram, sementara telur ayam ras segar turun 5,32 persen ke posisi Rp28.500 per kilogram. Daging sapi kualitas 2 juga turun 1,79 persen menjadi Rp137.500 per kilogram.
Beras sebagai komoditas pokok utama terpantau stabil. Beras kualitas medium I dan II sama-sama dihargai Rp15.050 per kilogram, turun tipis 0,99 persen dari sebulan lalu. Sementara beras kualitas super I naik 1,57 persen menjadi Rp16.200 per kilogram.
Minyak goreng curah tercatat turun 1,69 persen menjadi Rp20.400 per kilogram. Gula pasir kualitas premium juga turun 1,2 persen ke level Rp20.500 per kilogram. Namun, minyak goreng kemasan bermerk 1 justru naik tipis 1,05 persen menjadi Rp24.150 per kilogram.
Secara tren tahunan (Juni 2025–Juni 2026), harga bawang putih di pasar tradisional Aceh relatif bergerak datar. Data historis PIHPS mencatat kenaikan tertinggi komoditas ini pernah mencapai 49,29 persen pada April 2017, sementara penurunan terdalam terjadi pada Juli 2016 sebesar 47,23 persen.
Dashboard PIHPS Bank Indonesia yang bisa diakses melalui bi.go.id/hargapangan menjadi acuan utama pedagang dan konsumen di Aceh. Data diperbarui setiap hari kerja pada pagi hari, mencakup harga di pasar tradisional seluruh provinsi. Fluktuasi harga sembako ini menjadi perhatian serius Pemerintah Aceh menjelang bulan-bulan mendatang, di mana permintaan bahan pokok biasanya meningkat.