Haji Asal Aceh Timur Meninggal Dunia di Pesawat Saat Perjalanan Pulang dari Tanah Suci, Total Jamaah Wafat Jadi 16 Orang

Penulis: Ragil  •  Senin, 22 Juni 2026 | 21:46:01 WIB
Jamaah haji asal Aceh Timur meninggal dunia di pesawat saat perjalanan pulang dari Tanah Suci.

BANDA ACEH — Seorang jamaah haji asal Aceh Timur meninggal dunia saat berada di dalam pesawat dalam perjalanan pulang dari Arab Saudi ke Tanah Air. Peristiwa ini menambah daftar jamaah haji asal Aceh yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun ini.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, Arijal, mengonfirmasi bahwa almarhumah adalah Aisyah Abdullah Nanggroe binti Abdullah Nanggroe, warga Kabupaten Aceh Timur yang berusia 92 tahun. "Jamaah yang wafat dalam pesawat adalah Aisyah Abdullah Nanggroe binti Abdullah Nanggroe (92), asal Kabupaten Aceh Timur," kata Arijal di Banda Aceh, Senin.

Kloter 7 lepas landas dari Bandara Madinah pada Senin pagi. Almarhumah mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 10.20 WIB saat pesawat masih dalam perjalanan menuju Aceh.

Jenazah Dibawa ke RSUD Zainoel Abidin

Setelah pesawat mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), jenazah langsung dievakuasi oleh pihak berwenang. "Kini jenazah almarhumah sudah dibawa dari bandara SIM menuju ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh," ujar Arijal.

Proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Aceh sendiri masih berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yakni pada 15 hingga 30 Juni 2026. PPIH memastikan terus memberikan pelayanan dan pendampingan kepada seluruh jamaah hingga mereka tiba kembali di daerah masing-masing dengan selamat.

Total 16 Jamaah Haji Aceh Meninggal, 15 di Tanah Suci

Angka kumulatif jamaah haji asal Aceh yang meninggal dunia selama musim haji 2026 kini menjadi 16 orang. Rinciannya, 15 orang wafat di Tanah Suci, baik di Makkah maupun Madinah, dan satu orang meninggal dalam proses pemulangan ke Tanah Air.

"Jumlah jamaah haji Aceh yang meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah haji 2026 menjadi 16 orang, 15 di tanah suci dan 1 orang dalam proses pemulangan ke tanah air," katanya.

Doa dan Harapan untuk Keluarga yang Ditinggalkan

Dalam pernyataannya, Arijal menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhumah. Ia mendoakan agar seluruh keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta keikhlasan dalam menerima ketentuan Allah SWT.

"Kepergian mereka saat menunaikan ibadah haji, semoga menjadi jalan menuju rahmat dan ampunan-Nya. Dan, semoga seluruh amal ibadah, doa, dan pengabdian yang telah mereka lakukan diterima di sisi Allah SWT," ujarnya.

PPIH juga berharap seluruh jamaah yang masih berada di Tanah Suci maupun yang sedang dalam perjalanan pulang senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan. "Kita berharap seluruh jamaah yang masih berada di tanah suci maupun yang sedang dalam perjalanan pulang senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah," demikian Arijal.

Reporter: Ragil
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top