PIDIE — Wakil Bupati Pidie, Al-Zaizi Umar, menekankan pentingnya peran ayah sebagai pemimpin sekaligus pendamping tumbuh kembang anak di tengah perubahan zaman yang kian cepat. Pesan ini ia sampaikan saat menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar di halaman tengah Kantor Bupati Pidie.
Al-Zaizi menyebut, keluarga merupakan fondasi utama pembentukan generasi masa depan. Karena itu, kehadiran ayah secara fisik dan emosional sangat menentukan karakter serta psikologis anak.
“Peran ayah sangat penting dalam keluarga, terutama dalam melahirkan generasi yang kuat di tengah berbagai tantangan global dan perkembangan teknologi digital,” ujar Al-Zaizi dalam sambutannya.
Wabup menjelaskan, saat ini masyarakat dihadapkan pada era VUCA—kondisi yang penuh gejolak, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas. Dalam situasi itu, ketahanan keluarga menjadi benteng utama agar generasi muda tidak mudah terpengaruh hal negatif.
Ia merinci tiga hal yang mesti diperkuat. Pertama, menjaga kesehatan anak melalui pencegahan stunting dan pemenuhan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kedua, membangun pendidikan karakter sejak dini. Ketiga, memperkuat ketahanan mental anak.
Al-Zaizi juga mengingatkan orang tua agar lebih bijak mengawasi penggunaan teknologi dan gawai di lingkungan keluarga. Menurutnya, komunikasi yang baik antara orang tua dan anak bisa menjadi benteng mencegah berbagai persoalan sosial.
“Mulai dari perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba hingga pergaulan bebas, semuanya dapat dicegah jika keluarga menjadi tempat pertama yang memberikan perhatian dan pendampingan,” ungkapnya.
Melalui momentum Harganas ke-33, Al-Zaizi berharap keluarga di Kabupaten Pidie semakin kuat, harmonis, dan mampu melahirkan generasi yang sehat serta berkarakter. “Pesan saya kepada para ayah, mari ambil peran lebih maksimal dalam pengasuhan anak,” pungkasnya.