SUKA MAKMUE — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat pusat gempa berada di laut, 88 kilometer barat daya Kabupaten Aceh Barat. Guncangan terasa hingga ke permukiman warga di Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya.
Peristiwa terjadi saat sebagian besar warga sedang beristirahat di rumah masing-masing. Tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Anshar Kurniawan, warga Gampong Blang Ara Keude, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, mengaku terkejut saat guncangan terjadi. Ia sedang menikmati waktu istirahat di rumah ketika gempa melanda.
"Tiba-tiba terjadi guncangan yang kuat membuat saya terkejut. Dari tempat tidur, terpaksa keluar rumah, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Anshar.
Pengalaman serupa dialami Mardianto, warga Meulaboh, Aceh Barat. Ia sempat panik dan langsung berlari keluar rumah begitu merasakan getaran.
"Alhamdulillah, BMKG telah mengeluarkan peringatan bahwa gempa tidak berpotensi tsunami," ujarnya.
Hasil pemantauan BMKG memastikan gempa tektonik tersebut tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami. Peringatan itu disampaikan agar warga tidak panik berlebihan setelah guncangan malam.
Meski demikian, warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Wilayah pesisir barat Aceh memang berada di zona gempa aktif, sehingga kesiapsiagaan menjadi kunci.
Hingga laporan ini diturunkan, belum ada informasi resmi soal gempa susulan maupun dampak lanjutan di kedua kabupaten.