Pencarian

Mendag Budi Santoso: Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Kembali Beroperasi 80 Persen

Sabtu, 10 Januari 2026 • 09:41:38 WIB
RE
RA
Redaksi | Editor: Randy
Mendag Budi Santoso: Pasar Kuala Simpang Aceh Tamiang Kembali Beroperasi 80 Persen
Menteri Perdagangan Budi Santoso

Jakarta – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyatakan aktivitas perdagangan di Pasar Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, telah kembali berjalan sekitar 80 persen pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

“Perdagangan di Pasar Kuala Simpang sedang berusaha berjalan kembali dengan sekitar 80 persen pedagang sudah mulai beraktivitas. Kegiatan ini berlangsung paralel dengan proses pembersihan pasar,” ujar Budi Santoso dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Budi menegaskan, Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen untuk terus memprioritaskan pemulihan pasar-pasar terdampak bencana di Sumatera agar dapat kembali menggerakkan perekonomian masyarakat.

Dalam kunjungannya ke Pasar Kuala Simpang, Budi melihat langsung sejumlah pedagang telah kembali berjualan meski proses pembersihan masih berlangsung.

“Kami telah mengecek kondisi Pasar Kuala Simpang. Sejumlah pedagang sudah mulai berjualan. Sambil pembersihan pasar terus dilakukan, kami juga memastikan pasokan barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana tetap terjaga,” katanya.

Pasar Kuala Simpang merupakan pasar terbesar dan pusat perdagangan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang. Pasar yang berdiri sejak 1982 tersebut menampung sebanyak 295 pedagang, terdiri atas 156 pedagang los dan 139 pedagang kios.

Untuk mempercepat pemulihan aktivitas perdagangan, pada Rabu (31/12/2025) Kemendag melalui program Kemendag Peduli menyalurkan bantuan berupa 100 unit tenda darurat yang digunakan sebagai tempat berjualan sementara bagi para pedagang.

Selain Pasar Kuala Simpang, Kemendag Peduli juga telah menyalurkan bantuan ke berbagai wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada 1 Desember, 13 Desember, serta 22 Desember 2025. Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan dana dari pegawai Kemendag, pelaku usaha, dan masyarakat umum.

Kemendag terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, distributor, serta asosiasi pelaku usaha untuk memastikan distribusi barang kebutuhan pokok di wilayah terdampak bencana berjalan lancar dan tersedia bagi masyarakat.

Saat ini, stok bahan pokok seperti daging ayam, telur, cabai keriting, dan cabai rawit terpantau dalam kondisi terkendali dengan pasokan yang berasal dari wilayah Takengon dan Medan.

Sementara itu, Kemendag juga telah menyurati Perum Bulog dan ID Food untuk segera mengisi pasokan minyak goreng Minyakita serta beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) ke daerah-daerah terdampak bencana.

Bagikan
Sumber: Antara

Berita Terkini

Indeks