Pencarian

Lebih 200 Pelajar dan Mahasiswa Aceh Padati Info Session Monash University Australia di UIN Ar-Raniry

Sabtu, 06 Juni 2026 • 22:05:01 WIB
Lebih 200 Pelajar dan Mahasiswa Aceh Padati Info Session Monash University Australia di UIN Ar-Raniry
Ratusan pelajar dan mahasiswa Aceh antusias mengikuti sesi informasi Monash University di UIN Ar-Raniry.

BANDA ACEH — Bukan sekadar pameran pendidikan biasa. Ruang seminar di UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, berubah menjadi pusat konsultasi studi internasional, Senin lalu. Ratusan peserta antre mengajukan pertanyaan, mulai dari strategi mendapatkan beasiswa hingga tips bertahan di lingkungan akademik asing.

Perwakilan Monash University Australia, Rizkiana, memaparkan bahwa kampusnya membuka pintu lebar bagi mahasiswa Indonesia. Bukan hanya program sarjana, Monash juga menyediakan jalur magister dan doktoral dengan sejumlah skema beasiswa yang bisa diakses.

Pertanyaan Kunci: Bagaimana Cara Tembus Beasiswa?

Para peserta tak melewatkan kesempatan ini. Pertanyaan yang diajukan sangat spesifik: strategi memperoleh beasiswa, persiapan kemampuan bahasa Inggris, proses seleksi kampus internasional, hingga tantangan beradaptasi dengan sistem akademik di Australia. Forum ini menjadi ajang tanya jawab langsung yang jarang didapatkan di kelas.

Alumni Berbagi Pengalaman Nyata

Yang membuat sesi ini berbeda, para alumni Monash University yang hadir tak hanya bicara soal prestasi. Mereka membagikan pengalaman pahit manis saat mempersiapkan diri: dari perjuangan meningkatkan skor IELTS hingga proses panjang mendapatkan beasiswa. Cerita-cerita inilah yang justru paling membekas.

Salah seorang peserta, Ari Maulana, mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Ar-Raniry, mengaku pulang dengan motivasi berlipat. “Saya semakin termotivasi untuk melanjutkan studi S2 ke luar negeri, terutama melalui jalur beasiswa LPDP. Pengalaman yang dibagikan pemateri membuat impian tersebut terasa lebih realistis untuk diwujudkan,” katanya.

Kampus Siapkan Program Pendukung Bahasa Inggris

Kepala UPT Pusat Pengembangan Bahasa UIN Ar-Raniry, Teuku Murdani, menegaskan komitmen kampus untuk mendorong mimpi anak-anak Aceh. Menurutnya, kemampuan bahasa Inggris adalah kunci utama membuka akses pendidikan global. Karena itu, UIN Ar-Raniry menyediakan layanan pendukung seperti kursus bahasa Inggris serta tes IELTS dan ITP yang diakui secara internasional.

“LDC akan memfasilitasi anak-anak Aceh yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri, khususnya ke Monash University Australia. Kami menyediakan berbagai program pendukung untuk membantu mereka mempersiapkan diri,” ujar Teuku Murdani.

Melalui kegiatan ini, UIN Ar-Raniry berharap semakin banyak pelajar dan mahasiswa Aceh yang berani memanfaatkan peluang pendidikan internasional. Targetnya bukan sekadar kuliah di luar negeri, tapi mampu bersaing di tingkat global melalui jalur prestasi dan beasiswa.

Bagikan
Sumber: masakini.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks