LANGSA — Peringatan Hari Buruh Nasional di Kota Langsa tahun ini mendapat partisipasi langsung dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui PTPN IV Regional VI. Perusahaan menyatakan komitmennya dalam memperkuat hubungan industrial yang harmonis antara manajemen, pekerja, dan masyarakat.
Bantuan Simbolis untuk Pekerja Perkebunan
Dalam acara yang digelar di Aula Setda Kota Langsa itu, Kasubag Humas PTPN IV Regional VI Abdul Khalet bersama Ketua SPBUN Basis Unit Regional VI Aulia Ristama menyerahkan bantuan secara simbolis kepada perwakilan buruh. Kehadiran keduanya mencerminkan sinergi antara perusahaan dan serikat pekerja.
Bantuan tersebut merupakan bentuk apresiasi perusahaan atas peran strategis pekerja sebagai penggerak utama aktivitas ekonomi, khususnya di sektor perkebunan di Aceh. PTPN IV Regional VI berharap bantuan ini dapat memperkuat silaturahmi dan kolaborasi dengan berbagai pihak.
Diskusi Hak Pekerja di Era Digital
Peringatan Hari Buruh tahun ini mengusung tema “Penguatan Hak Pekerja di Era Digital dan Reformasi Jaminan Sosial”. Selain penyerahan bantuan, agenda juga diisi dengan diskusi mengenai transformasi sistem perlindungan sosial yang adaptif terhadap perkembangan dunia kerja masa depan.
Kegiatan ini diinisiasi oleh kolaborasi Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Langsa. Kehadiran PTPN IV Regional VI menjadi bagian dari upaya mendukung kesejahteraan pekerja.
Komitmen Hubungan Industrial Berkelanjutan
Melalui momentum May Day 2026, Holding Perkebunan Nusantara menegaskan komitmennya membangun hubungan industrial yang produktif dan berkelanjutan. Perusahaan mendorong terciptanya hubungan yang sehat antara dunia usaha, organisasi pekerja, mahasiswa, dan masyarakat.
Acara peringatan di Aula Setda Kota Langsa berlangsung tertib dan khidmat. PTPN IV Regional VI menilai peran pekerja sebagai mitra strategis dalam pembangunan ekonomi daerah, terutama di sektor perkebunan yang menjadi tulang punggung perekonomian di sejumlah wilayah Aceh.