Pencarian

Wakil Bupati Aceh Utara Buka Pelatihan Keselamatan Konstruksi, 50 Tenaga Kerja Ikuti Uji Kompetensi di Lhokseumawe

Selasa, 23 Juni 2026 • 13:50:01 WIB
Wakil Bupati Aceh Utara Buka Pelatihan Keselamatan Konstruksi, 50 Tenaga Kerja Ikuti Uji Kompetensi di Lhokseumawe
Wakil Bupati Aceh Utara membuka pelatihan keselamatan konstruksi di Politeknik Negeri Lhokseumawe.

LHOKSEUMAWE — Sebanyak 50 tenaga kerja konstruksi dari Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe mengikuti pelatihan sekaligus uji kompetensi yang difasilitasi oleh Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh. Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, membuka langsung acara tersebut di kampus Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Pelatihan ini menggunakan metode blended learning—kombinasi tatap muka dan daring—agar peserta tetap bisa mengakses materi meski memiliki kesibukan di lapangan. Fokus utama pelatihan adalah subklasifikasi keselamatan konstruksi jenjang 6, yang merupakan level terampil dalam hierarki kompetensi tenaga bangunan.

Mengapa Keselamatan Konstruksi Jadi Prioritas?

Kecelakaan kerja di proyek-proyek Aceh Utara masih kerap terjadi, terutama pada pekerja bangunan yang tidak memiliki sertifikasi resmi. Melalui pelatihan ini, pemerintah daerah ingin memastikan setiap pekerja memahami prosedur keselamatan, mulai dari penggunaan alat pelindung diri hingga mitigasi risiko di lokasi proyek.

"Tenaga kerja konstruksi yang kompeten tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga menekan angka kecelakaan," ujar Wakil Bupati Tarmizi dalam sambutannya. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Aceh Utara, Ir. Jaffar, S.T., M.S.M., serta perwakilan dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh.

Peserta dari Dua Daerah, Satu Target

Peserta yang mengikuti uji kompetensi berasal dari unsur tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe. Mereka akan menjalani asesmen oleh asesor kompetensi yang sudah ditunjuk oleh Balai Jasa Konstruksi. Jika lulus, peserta mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui secara nasional.

Kepala Dinas PU Aceh Utara, Ir. Jaffar, menambahkan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. "Kami targetkan tahun ini ada 200 tenaga kerja konstruksi di Aceh Utara yang tersertifikasi," katanya.

Blended Learning: Solusi untuk Pekerja Aktif

Metode blended learning dipilih agar peserta yang masih bekerja di proyek tidak harus meninggalkan pekerjaan terlalu lama. Materi teori diberikan secara daring, sementara praktik dan uji kompetensi dilakukan langsung di laboratorium Politeknik Negeri Lhokseumawe.

Para instruktur dan asesor kompetensi yang hadir dalam acara pembukaan berasal dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah I Banda Aceh. Mereka akan mendampingi peserta selama lima hari ke depan, mulai dari pelatihan hingga ujian akhir.

Pemerintah Kota Lhokseumawe juga turut hadir dalam kegiatan ini, menandakan sinergi antar-daerah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi di kawasan pantai timur Aceh.

Bagikan
Sumber: lingkarpos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks