ACEH TAMIANG — Ratusan warga Aceh Tamiang yang membutuhkan penanganan medis spesialis akhir pekan lalu kebagian layanan kesehatan gratis. Momentum itu hadir dari perayaan Milad ke-24 BSMI yang dirangkaikan dengan peresmian awal Klinik PPKR BSMI di kawasan GOR Aceh Tamiang.
Penanggung Jawab Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang, Apt. Juliansyah Putra, S.Farm., menyebutkan bahwa sebanyak 87 pasien tercatat telah terlayani oleh para dokter spesialis yang didatangkan langsung oleh Dewan Pengurus Nasional (DPN) BSMI.
Dokter Spesialis dari Gaza hingga Mata: Siapa Saja yang Turun Tangan?
Sejumlah dokter spesialis hadir dalam bakti sosial ini. Mereka adalah dr. Jamaludin, Sp.M, dokter spesialis mata; dr. Annisa Anjani Ramadhan, Sp.D.V.E., FIMMA, dokter spesialis kulit dan kelamin yang diketahui pernah bertugas sebagai Emergency Medical Team (EMT) BSMI di Gaza; serta dr. Masyithoh sebagai dokter umum.
Kehadiran para tenaga medis spesialis ini menjadi daya tarik tersendiri. Pasalnya, akses terhadap dokter spesialis di daerah pascabencana kerap menjadi kendala utama bagi warga.
Mengapa Klinik Ini Dibuka Tepat Setelah Banjir Besar?
Juliansyah menjelaskan, soft launching Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang sengaja dipilih pada momen Milad ke-24 BSMI sebagai wujud rasa syukur. "Ini sebagai bentuk rasa syukur kami bisa terus mengawal dan melayani masyarakat Aceh khususnya di Aceh Tamiang pasca bencana banjir besar yang lalu," ujar Putra di lokasi klinik, Sabtu (27/6/2026).
Pemilihan lokasi klinik di Kecamatan Karang Baru dinilai strategis. Wilayah ini merupakan salah satu titik yang terdampak bencana hidrometeorologi, sehingga kebutuhan akan layanan rehabilitasi kesehatan cukup mendesak.
Layanan Gratis untuk Warga Terdampak Bencana
BSMI berkomitmen membantu peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah yang kerap dilanda bencana alam. Layanan spesialis gratis ini diharapkan menjadi solusi jangka pendek bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan memadai.
Para pasien yang datang berasal dari berbagai desa di sekitar Aceh Tamiang. Mereka mendapatkan pemeriksaan mata, konsultasi kulit dan kelamin, serta layanan umum tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Ke depan, Klinik PPKR BSMI Aceh Tamiang direncanakan beroperasi secara penuh untuk melayani kebutuhan rehabilitasi warga, khususnya mereka yang masih dalam masa pemulihan pascabanjir besar beberapa waktu lalu.