Pencarian

Cuaca Ekstrem di Aceh: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 9 Kabupaten hingga 1 Juli 2026

Selasa, 30 Juni 2026 • 20:18:31 WIB
Cuaca Ekstrem di Aceh: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di 9 Kabupaten hingga 1 Juli 2026
BMKG peringatkan hujan lebat dan angin kencang di 9 kabupaten Aceh hingga 1 Juli 2026.

BANDA ACEH — Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah Aceh pada periode 29 Juni hingga 1 Juli 2026. Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh, Indah, menyebut kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi beberapa fenomena atmosfer yang aktif bersamaan.

Gelombang atmosfer Kelvin dan Rossby Ekuatorial yang aktif di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, ditambah dengan Gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO) di Sumatera bagian utara, menjadi pemicu utama. “Keberadaan daerah belokan angin dan konvergensi di wilayah Aceh turut mendukung pertumbuhan awan konvektif,” jelas Indah dalam laporan yang diterima RRI, Selasa (30/6/2026).

9 Kabupaten Masuk Zona Peringatan Dini

Pada 29 Juni 2026, BMKG mencatat sembilan kabupaten berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai angin kencang. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Aceh Barat, Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Jaya, dan Gayo Lues.

Memasuki 1 Juli 2026, potensi cuaca buruk menyempit ke dua wilayah, yaitu Kabupaten Gayo Lues dan Kota Subulussalam. Sementara itu, pada 30 Juni 2026, BMKG tidak mencatat adanya peringatan hujan lebat di seluruh Aceh.

Mengapa Potensi Hujan Lebat Meningkat?

Indah menjelaskan, suhu muka laut yang hangat di perairan barat dan selatan Sumatera meningkatkan proses penguapan dan kandungan uap air di atmosfer. Kombinasi faktor dinamis dan termal ini menciptakan kondisi ideal bagi terbentuknya awan hujan, terutama pada sore hingga malam hari akibat pemanasan udara yang intens di siang hari.

BMKG mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan yang dapat terjadi secara tiba-tiba. Cuaca buruk ini berpotensi memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor di wilayah lereng atau dataran rendah.

Imbauan untuk Pengendara dan Warga

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya ketika berkendara. Angin kencang yang menyertai hujan dapat membahayakan keselamatan, terutama bagi pengendara motor di jalan raya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks