ACEH TIMUR — Sebanyak 13 produk unggulan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Timur tengah didorong untuk naik kelas. Pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM menyebut hampir setiap wilayah memiliki ciri khas produk yang bisa dikembangkan menjadi komoditas andalan.
Produk Andalan: Dari Olahan Bandeng hingga Bordir Kanje Ratna
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Aceh Timur, Muslim, menyebutkan beberapa produk yang saat ini menjadi unggulan daerah. Di antaranya pisang sale, dodol, produk olahan bandeng tanpa duri, aneka bordir, anyaman pandan, hingga kain tenun.
"Bordir Kanje Ratna cukup dikenal. Produk tersebut menghadirkan berbagai motif khas Aceh yang diaplikasikan pada pakaian, mukena, tas, hingga berbagai suvenir," kata Muslim di Aceh Timur, Selasa.
Kerajinan anyaman pandan diproduksi oleh kelompok Pandan Berseri. Mereka menghasilkan tikar dan berbagai peralatan rumah tangga yang masih mempertahankan teknik tradisional. Sementara itu, pengrajin tenun yang tergabung dalam kelompok Peulaku di Kecamatan Simpang Ulim menghasilkan kain dengan motif khas yang menjadi bagian dari kekayaan budaya setempat.
Pendampingan Tak Hanya Produksi, tapi Juga Kemasan dan Pemasaran Digital
Muslim menegaskan bahwa pelaku UMKM tidak cukup hanya memproduksi barang. Mereka juga harus mampu mengikuti perkembangan pasar, memperbaiki kemasan, memperkuat merek, serta memanfaatkan pemasaran digital agar produknya semakin dikenal.
Pemkab Aceh Timur terus memberikan pendampingan melalui berbagai program. Mulai dari pelatihan peningkatan kualitas produk, desain kemasan, pengurusan legalitas usaha, promosi, hingga keikutsertaan dalam pameran di tingkat daerah maupun nasional.
"Tugas pemerintah daerah bersama elemen masyarakat adalah bagaimana produk-produk ini terus berkembang, memiliki daya saing, dan mampu menembus pasar yang lebih luas," ujar Muslim.
Target: Generasi Muda dan Ibu Rumah Tangga Ikut Mengembangkan Usaha Lokal
Menurut Muslim, potensi pengembangan UMKM di Aceh Timur cukup besar. Keberagaman produk menunjukkan masyarakat setempat memiliki kreativitas tinggi dalam mengolah potensi lingkungan menjadi barang bernilai jual.
Ia berharap semakin banyak generasi muda dan ibu rumah tangga tertarik mengembangkan usaha berbasis potensi daerah. Sebab, setiap produk lokal memiliki peluang berkembang apabila dikelola secara serius, konsisten menjaga kualitas, serta didukung promosi yang baik.
"Kami optimistis produk-produk unggulan UMKM Kabupaten Aceh Timur semakin berkembang. Kami berharap UMKM di Kabupaten Aceh Timur mampu naik kelas sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan perekonomian masyarakat," kata Muslim.