MEULABOH — Prakirawan BMKG Gien Taufiqurrohman, S.Tr.Met dalam keterangan tertulisnya menyebutkan, hujan ringan diprakirakan terjadi secara merata di sejumlah kabupaten pada siang hingga malam hari. Wilayah seperti Calang, Meulaboh, Suka Makmue, Kuala Pesisir, Blangpidie, Singkil, dan Subulussalam masuk dalam daftar daerah yang akan mengalami kondisi tersebut.
Apa yang Membedakan Cuaca di Simeulue dan Tapak Tuan?
BMKG memberikan catatan khusus untuk dua wilayah. Di Sinabang, Kabupaten Simeulue, hujan diprakirakan turun dengan intensitas sedang pada siang hari, baru mereda menjadi hujan ringan menjelang malam. Sementara itu, Tapak Tuan justru diprakirakan didominasi kondisi berawan tebal sejak siang hingga malam, sebelum kembali berawan pada dini hari.
Gelombang Laut dan Kecepatan Angin Jadi Perhatian Nelayan
Bagi nelayan dan pengguna transportasi laut, ada satu data penting yang patut dicermati. Tinggi gelombang di perairan barat dan selatan Aceh diperkirakan berkisar antara 1,25 hingga 2,5 meter. "Angin di ketinggian permukaan sampai 3000 feet umumnya bertiup dari Barat Daya dengan kecepatan 5 hingga 25 kilometer per jam," ujar Gien.
Kecepatan angin maksimum yang mencapai 25 kilometer per jam dari arah barat daya ini dinilai cukup untuk memengaruhi kestabilan kapal nelayan kecil. BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk selalu memperbarui informasi cuaca sebelum memutuskan melaut.
Suhu dan Kelembapan: Panas di Siang, Lembap di Malam Hari
Suhu udara di wilayah barat dan selatan Aceh diprakirakan berada pada kisaran 23 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni 70 hingga 98 persen. Kombinasi ini membuat cuaca terasa panas di siang hari namun lembap menjelang malam, terutama saat hujan ringan mulai turun.
Masyarakat diimbau menyiapkan perlengkapan pelindung hujan saat beraktivitas di luar ruangan. BMKG juga mengingatkan agar terus memantau kanal resmi BMKG untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang cepat.