Pencarian

Perangkat Desa Bundar Siaga 24 Jam Dampingi Warga Aceh Tamiang Urus Bansos Banjir, 3 Jenis Bantuan Dibuka

Rabu, 01 Juli 2026 • 18:13:01 WIB
Perangkat Desa Bundar Siaga 24 Jam Dampingi Warga Aceh Tamiang Urus Bansos Banjir, 3 Jenis Bantuan Dibuka
Perangkat Desa Bundar siaga 24 jam mendampingi warga urus bantuan sosial banjir.

KUALASIMPANG — Kepala Dusun Damai Desa Bundar, Amar, mengakui masih ada warga yang namanya lolos dari pendataan awal. Padahal, seluruh kepala keluarga di desa tersebut sebelumnya sudah diusulkan ke pemerintah kabupaten.

"Sebenarnya seluruh warga Desa Bundar sudah didata dan diusulkan. Namun disebabkan jumlah penduduk Desa Bundar sangat banyak. Mungkin data yang kami usulkan masih ada yang belum atau terlewatkan dimasukkan dalam daftar nama-nama masyarakat sebagai penerima bantuan sosial Jaminan Hidup (Jadup) stimulan dan bantuan pengganti perabotan yang rusak," ujar Amar saat ditemui, Rabu (01/07/2026).

3 Jenis Bantuan yang Bisa Diurus Warga

Pemerintah kabupaten membuka tiga skema bansos sekaligus bagi warga terdampak banjir bandang November 2025. Pertama, bantuan Jaminan Hidup (Jadup) untuk kebutuhan pokok harian. Kedua, bantuan stimulan pemulihan ekonomi. Ketiga, penggantian perabotan rumah tangga yang rusak akibat banjir.

Pantauan di Sekretariat Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menunjukkan sejumlah ruangan di lantai satu dipadati warga yang menyampaikan pengaduan sekaligus mendaftarkan diri agar masuk dalam daftar penerima bantuan sosial. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah desa lain di Kabupaten Aceh Tamiang.

Perangkat Desa: "Sampai Kebas Kepala, Tapi Kami Siaga"

Amar mengaku kelelahan menghadapi gelombang pendataan ulang ini. Namun, ia menegaskan perangkat desa tetap siaga penuh.

"Dibilang lelah, memang sangat melelahkan, boleh dibilang sampai kebas kepala kita. Tetapi biar bagaimanapun juga, kami tetap siaga dan siap membantu masyarakat. Karena memang tugas dan tanggungjawab kami," kata Amar.

Mengapa Banyak Nama Warga Terlewat?

Menurut Amar, jumlah penduduk Desa Bundar yang sangat banyak menjadi penyebab utama data usulan tidak semuanya terakomodasi dalam sistem Kementerian Sosial. Meski seluruh warga sudah didata dan diusulkan sejak awal, proses verifikasi di tingkat kabupaten dan pusat masih menyisakan celah.

Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang pun membuka ruang pengaduan sejak beberapa hari lalu untuk menampung warga yang namanya belum terdata dan belum mendapatkan undangan sebagai penerima bansos korban banjir. Proses pendaftaran ulang ini masih berlangsung hingga saat ini.

Bagikan
Sumber: rahasiaumum.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks