Pencarian

Satgas Kemenag Aceh Bergerak Sejak Hari Kedua Pascabencana, 1.400 Santri Kembali Belajar Hingga Raih Serambi Award

Senin, 31 Agustus 2026 • 15:02:02 WIB
Satgas Kemenag Aceh Bergerak Sejak Hari Kedua Pascabencana, 1.400 Santri Kembali Belajar Hingga Raih Serambi Award
Satgas Kemenag Aceh langsung bergerak ke delapan wilayah terdampak sejak hari kedua pascabencana.

BANDA ACEH — Penghargaan Serambi Award yang diterima Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Drs H Azhari MSi, bukan sekadar apresiasi personal. Beliau menegaskan bahwa penghargaan ini adalah buah kerja kolektif seluruh jajaran Kemenag dalam memulihkan layanan keagamaan pascabencana di Aceh.

"Alhamdulillah, malam ini kita mendapat penghargaan dari Serambi Award. Ini adalah buah karya bersama dan dukungan semua pihak," ujar Azhari seusai menerima penghargaan di Gedung AAC Dayan Dawood, Sabtu malam.

Baru Hari Kedua, 1.400 Santri Sudah Kembali Belajar

Respons cepat menjadi kunci utama pemulihan. Satgas Kemenag Aceh yang dibentuk pada hari kedua pascabencana langsung bergerak ke delapan wilayah terdampak: Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur, Aceh Tamiang, Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Di sektor pendidikan, Kemenag memastikan kegiatan belajar mengajar tidak berhenti total. Salah satu langkah konkretnya terlihat di MIN 5 Pidie Jaya, di mana proses belajar dipindahkan sementara ke kompleks masjid dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).

Ratusan Rumah Ibadah Ikut Dipulihkan

Pemulihan tidak hanya menyentuh sektor pendidikan formal. Masjid, meunasah, hingga Kantor Urusan Agama (KUA) yang rusak turut diperbaiki melalui aksi gotong royong. Penanganan darurat ini menjadi prioritas agar fungsi ibadah dan layanan keagamaan masyarakat dapat segera normal kembali.

Selain penanganan darurat, Kemenag Aceh juga menyiapkan strategi pemulihan jangka panjang. Langkah yang ditempuh mencakup penyediaan lahan baru untuk pembangunan kembali serta bantuan rehabilitasi bagi lembaga keagamaan yang terdampak parah.

Penghargaan untuk Kerja Kolektif, Bukan Personal

Azhari menegaskan bahwa penghargaan yang diterimanya merupakan representasi kerja keras banyak pihak. Menurutnya, pemulihan layanan pendidikan dan keagamaan tidak akan berjalan cepat tanpa kolaborasi seluruh jajaran Kemenag Aceh dan dukungan masyarakat.

"Penghargaan ini menjadi apresiasi terhadap kerja kolektif jajaran Kemenag Aceh dalam mengembalikan layanan pendidikan dan keagamaan bagi masyarakat terdampak bencana," tegasnya.

Serambi Award Gebrakan Sang Pemimpin yang diterima Azhari menjadi catatan penting bagaimana institusi keagamaan bergerak cepat dan terukur dalam situasi darurat. Ke depannya, model percepatan pemulihan seperti ini diharapkan menjadi standar bagi daerah lain yang menghadapi bencana serupa.

Follow www.porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rri.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks