ACEH — FIFA mengonfirmasi kabar ini dalam pernyataan resmi pada Senin (WIB). Artan "tidak akan bisa berlatih dan memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026" setelah otoritas AS menyatakan statusnya tidak akan berubah untuk saat ini. Badan sepak bola dunia itu menekankan bahwa proses imigrasi sepenuhnya berada di tangan pemerintah tuan rumah.
Ditolak di Bandara Miami Meski Punya Visa Sah
Artan ditolak di Bandara Internasional Miami akhir pekan lalu. Somalia masuk dalam daftar negara yang terkena larangan bepergian (travel ban) yang diberlakukan pemerintahan Donald Trump. Meski alasan resmi penolakan belum diumumkan, pemerintah Somalia langsung bereaksi keras.
"Omar Artan adalah salah satu wasit paling dihormati di Afrika dan pantas mendapatkan dukungan dari seluruh komunitas sepak bola," ujar Ciise Aden Abshir, penasihat senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia, dalam pernyataan kepada AFP. Abshir yang juga mantan kapten tim nasional Somalia itu menambahkan, keputusan AS "merusak komitmen sepak bola terhadap fair play."
Wasit Terbaik Afrika 2024, Kini Terkatung-katung di Istanbul
Artan dinobatkan sebagai Wasit Terbaik Afrika tahun lalu. Ia memimpin laga Piala Afrika 2023 dan telah menjadi wasit FIFA sejak 2018. Ia seharusnya menjadi satu dari 170 wasit, asisten wasit, dan asisten wasit video (VAR) yang memimpin rekor 104 pertandingan di Piala Dunia edisi enam pekan mendatang.
Presiden Somalia, Hassan Sheikh Mohamud, sebelumnya menjuluki Artan sebagai "simbol inspirasi bagi generasi baru Somalia." Kini, Artan dikabarkan berada di Istanbul, Turki, tempat ia bermarkas beberapa bulan terakhir.
Bukan Kasus Pertama: Deretan Atlet Lain Juga Kena Imbas
Masalah visa sudah lama menjadi ancaman bagi Piala Dunia 2026, terutama di bawah kebijakan imigrasi ketat Trump. Sebelum Artan, pemain dan ofisial asal Iran juga bermasalah hingga akhirnya memindahkan basis latihan dari AS ke Meksiko. Pekan ini, ofisial Iran mengaku staf pendukung ditolak visanya di menit-menit akhir—klaim yang dibantah Departemen Luar Negeri AS.
Striker Irak, Aymen Hussein, ditahan dan diperiksa hampir tujuh jam di Bandara O'Hare Chicago. Gelandang Swiss, Breel Embolo, juga sempat ditolak visa pekan lalu, namun otoritas Swiss berhasil mengajukan banding. Kasus Artan menjadi yang terbaru dalam daftar panjang atlet yang kandas di pintu masuk AS menjelang Piala Dunia 2026.