Pencarian

61 Petani Aceh Singkil Kembangkan Madu Trigona lewat Program SLV, 250 Stup Dibagikan

Jumat, 23 Oktober 2026 • 10:46:01 WIB
61 Petani Aceh Singkil Kembangkan Madu Trigona lewat Program SLV, 250 Stup Dibagikan
petani di empat desa Kecamatan Danau Paris, Aceh Singkil, mengikuti pengembangan madu Trigona melalui Program SLV.

ACEH SINGKIL — Pengembangan madu Trigona menyasar keluarga petani di empat desa Kecamatan Danau Paris, yakni Biskang, Sikoran, Napagaluh, dan Situban Makmur. Selain madu, petani mendapat pelatihan praktik budidaya berkelanjutan, penguatan administrasi kebun, hingga persiapan sertifikasi.

Pendampingan itu menyentuh dua sisi sekaligus: produktivitas kebun dan sumber penghasilan alternatif. Petani tidak didorong memperluas perkebunan ke kawasan hutan.

Abdulrahman: Pendampingan Bantu Tingkatkan Penghasilan Keluarga

Perwakilan Kelompok Tani Teluk Rumbia, Abdulrahman, menyebut program tersebut memberi pengetahuan baru bagi petani dalam mengelola kebun.

"Pendampingan yang diberikan membantu kami meningkatkan penghasilan keluarga sekaligus memahami pentingnya menjaga lingkungan untuk masa depan," ujarnya.

CSR Manager Apical, Sugiantoro, menegaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat harus berjalan seiring perlindungan lingkungan. Program SLV diarahkan menaikkan produktivitas dan pendapatan petani tanpa mendorong perluasan perkebunan ke kawasan hutan.

1.048 Petani Ikut Pelatihan GAP dan BMP

Sejak diluncurkan 18 Februari 2023, SLV mendampingi petani sawit swadaya melalui pelatihan Good Agricultural Practices (GAP) dan Best Management Practices (BMP). Hingga Oktober 2026, sebanyak 1.048 petani telah mengikuti pelatihan tersebut.

Program ini juga memfasilitasi penerbitan 930 STDB, pembentukan dua koperasi dan satu kelompok tani, serta pendampingan menuju sertifikasi ISPO dan RSPO. Country Director IDH, Nassat Idris, menilai penguatan kapasitas petani dan legalitas perkebunan penting untuk memperkuat ketertelusuran rantai pasok kelapa sawit berkelanjutan.

Pelaksanaan program turut didukung National Initiatives for Sustainable Climate Smart Oil Palm Smallholders (NISCOPS), yang didukung pemerintah Belanda dan Inggris.

Restorasi hingga Pemantauan Suaka Margasatwa Rawa Singkil

Di sisi konservasi, SLV menjalankan restorasi, penanaman kembali vegetasi, penelitian, dan pemantauan ekosistem. Sasaran pemantauan mencakup bentang alam Aceh Singkil, termasuk kawasan Suaka Margasatwa Rawa Singkil.

Project Leader YEL, Iwan Ikhtiara, menekankan penguatan ekonomi masyarakat perlu berjalan seiring perlindungan keanekaragaman hayati. SLV juga mendukung penguatan tata kelola daerah melalui RAD KSB, Tim Pemantauan Deforestasi Daerah (TPDD), dan Forum Multipihak Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Singkil.

Bupati Aceh Singkil, Safriadi Oyon, berharap capaian program menjadi landasan bagi pembangunan desa berkelanjutan dan pengelolaan sumber daya alam yang lebih baik.

Target 30 Desa Berkelanjutan hingga 2030

SLV merupakan bagian dari peta jalan keberlanjutan Apical2030. Lewat program ini, Apical mendukung target pengembangan 30 desa berkelanjutan hingga 2030 serta komitmen konservasi 150.000 hektare hutan dan lahan gambut.

Setelah berjalan lebih dari tiga tahun, tantangan berikutnya adalah memastikan peningkatan kapasitas petani, usaha alternatif, dan kegiatan konservasi tetap berlanjut setelah periode program berakhir.

Follow www.porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sawitindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks