BIREUEN — Kepala Pelaksana BPBD Bireuen Marwan menyatakan sosialisasi menyasar masyarakat di tingkat gampong agar memiliki pemahaman soal langkah yang perlu diambil saat bencana terjadi. Menurutnya, informasi kebencanaan harus sampai ke level paling bawah karena warga gampong adalah pihak pertama yang berhadapan langsung dengan situasi darurat.
Kegiatan bertajuk KIE Daerah Rawan Bencana itu digelar di Aula BPBD Bireuen, Gampong Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, dan dibuka Asisten III Setdakab Bireuen Zamzami yang mewakili Bupati Mukhlis.
Lima Narasumber dari Setdakab dan BPBD Bireuen
Sosialisasi dilaksanakan secara panel dengan menghadirkan lima narasumber. Mereka adalah Asisten II Setdakab Bireuen Mawardi; Asisten III Setdakab Bireuen Zamzami; Doli Mardian yang diwakili Sekretaris Musni Syahputra; Sekretaris BPBD Bireuen Fauzan; serta Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bireuen Faisal Kamal.
Materi diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap potensi bencana sekaligus membekali masyarakat dengan pengetahuan penanganan. Selain penyampaian informasi, kegiatan mencakup simulasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan warga.
Hasil yang Diharapkan: Warga Lebih Siap dan Tangguh
Marwan menyebut target akhir pelatihan adalah terbentuknya masyarakat yang lebih siap menghadapi bencana alam. "Adapun hasil yang diharapkan dalam pelatihan ini adalah untuk memberi informasi kebencanaan dan simulasi bagi masyarakat sehingga masyarakat akan lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana alam," katanya.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Zamzami, pembahasan mengenai bencana kadang mendapat tanggapan negatif dari sebagian pihak. Kewaspadaan tetap diperlukan karena bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan sulit diprediksi.
"Melalui kegiatan pelatihan ini saya mengharapkan peserta mendapat suatu informasi dan pengetahuan serta keterampilan tentang penanganan bencana, khususnya pada saat akan terjadinya bencana, sehingga risiko dari dampak bencana bisa diminimalisir," ujar Zamzami.
Penanggulangan Bencana Bukan Hanya Tugas Pemkab
Zamzami menekankan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bireuen. Kesiapsiagaan dan penanganan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah kecamatan hingga gampong.
Sinergi dengan masyarakat dan pihak swasta dinilai penting dalam menghadapi potensi bencana. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan memperkuat kesiapan daerah sekaligus mempercepat langkah penanganan apabila bencana terjadi.
Bagi 30 gampong yang mengirimkan perwakilan, sosialisasi ini menjadi bekal awal untuk menyusun langkah mitigasi di wilayah masing-masing. Pengetahuan yang diperoleh di aula BPBD Bireuen diharapkan diteruskan ke warga, terutama soal prosedur evakuasi dan jalur komunikasi saat darurat.