Pencarian

Jasad Perempuan Diduga WNA Ditemukan di Pantai Nyang-nyang Pecatu Badung

Senin, 26 Oktober 2026 • 18:17:01 WIB
Jasad Perempuan Diduga WNA Ditemukan di Pantai Nyang-nyang Pecatu Badung
Jasad perempuan ditemukan di pinggir Pantai Nyang-nyang, Pecatu, Badung, Sabtu (24/10).

ACEH — Sesosok jasad perempuan ditemukan di pinggir Pantai Nyang-nyang, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung, Sabtu (24/10). Jasad pertama kali dilihat seorang pemancing sekitar pukul 16.50 Wita sebelum dilaporkan ke pihak berwajib dan tim SAR Denpasar. Ciri-ciri fisik korban membuat petugas menduga perempuan tersebut warga negara asing, meski identitasnya belum terungkap.

Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerjunkan lima personel SAR ke lokasi dengan membawa peralatan evakuasi. Tim berangkat pukul 17.40 Wita dan tiba di Pantai Nyang-nyang setengah jam kemudian untuk berkoordinasi dengan Kelian Desa Pecatu, Bhabinkamtibmas Pecatu, serta pihak ambulans.

Kronologi Penemuan di Tepi Pantai

Koordinator Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Wahyu Sidiarta, menyebut informasi awal datang dari seorang pemancing yang sedang berada di pinggir pantai. Laporan itu diterima tim SAR pada pukul 17.20 Wita, sekitar setengah jam setelah jasad ditemukan.

"Berdasarkan laporan yang diterima, jenazah tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing di pinggir Pantai Nyang-nyang sekitar pukul 16.50 Wita," ujar Wahyu.

Pemancing tersebut langsung melaporkan temuannya kepada pihak berwajib dan Kelian Desa Pecatu. Laporan warga inilah yang kemudian diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar sebagai dasar pengerahan tim.

Ciri Fisik Mengarah ke WNA, Identitas Belum Pasti

Petugas menilai jasad perempuan itu kemungkinan besar warga negara asing berdasarkan pengamatan awal. Penilaian itu merujuk pada warna kulit dan wajah korban.

"Berdasarkan ciri-ciri fisik, seperti warna kulit dan wajah, jenazah perempuan tersebut diduga merupakan WNA," terang Wahyu.

Kendati demikian, Wahyu menegaskan pihaknya belum bisa memastikan kewarganegaraan korban. Hingga proses evakuasi rampung, identitas jenazah masih belum diketahui.

Evakuasi ke RSUP Prof Ngoerah

Setelah penanganan di lokasi selesai, jenazah dibawa ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah, Denpasar. Proses evakuasi memakai ambulans Yayasan Masjid Alfatah dan berlangsung sekitar pukul 19.30 Wita.

Waktu dan penyebab kematian perempuan tersebut juga belum terungkap. Penanganan lebih lanjut diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

Pantai Nyang-nyang dan Akses Menuju Lokasi

Pantai Nyang-nyang berada di Desa Pecatu, kawasan Kuta Selatan, Badung, yang dikenal dengan tebing karang dan ombaknya. Lokasi ini kerap dikunjungi wisatawan yang mencari suasana pantai lebih tenang dibanding kawasan Kuta maupun Jimbaran.

Desa Pecatu dapat ditempuh dari pusat Kota Denpasar maupun Bandara I Gusti Ngurah Rai melalui Jalan Raya Uluwatu. Informasi terkini soal kondisi pantai dan akses jalan sebaiknya dikonfirmasi ke dinas pariwisata setempat atau pengelola desa adat.

Hal yang Perlu Diperhatikan Wisatawan

Peristiwa di Pantai Nyang-nyang menjadi pengingat soal keselamatan di pantai selatan Bali yang berkarakter ombak besar dan arus kuat. Wisatawan disarankan tidak berenang sendirian, memantau kondisi air sebelum masuk, dan mengikuti arahan petugas atau warga sekitar.

Bagi yang ingin berkunjung, pilih waktu pagi hingga sore ketika cahaya cukup dan akses jalan lebih terang. Bawa perlengkapan keselamatan pribadi dan simpan nomor darurat setempat.

Penemuan jasad di Pantai Nyang-nyang menambah daftar kejadian yang perlu diwaspadai di kawasan pantai tebing Uluwatu. Wisatawan tetap bisa menikmati lanskap pantai selatan Badung, asalkan memperhatikan prosedur keselamatan dan tidak mendekati area berbatu saat ombak tinggi.

Follow www.porosaceh.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: travel.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks