ACEH — Pengembang NTDEV memperagakan Windows 11 yang dimampatkan hingga muat di CD-ROM 700 MB melalui proyek eksperimental Pico11. Versi demo berukuran 699.811.840 byte itu tetap menghadirkan desktop yang berfungsi, meski Windows Update dan layanan servis inti telah dihapus. Eksperimen ini ditujukan untuk penguji teknis, bukan pengganti instalasi Windows 11 sehari-hari.
NTDEV, pengembang yang dikenal lewat proyek Tiny11, memperlihatkan hasil uji coba Pico11 dalam sebuah video instalasi. Berkas ISO Windows 11 hasil olahan Pico11 berhasil dijalankan pada mesin virtual dengan alokasi RAM 4 GB, dan sistem tersebut memakai sekitar 883 MB memori saat aktif.
Pendekatan Pico11 berbeda dari build Windows ringan pada umumnya. Pengembang memangkas komponen yang dianggap tidak esensial untuk mempertahankan desktop dan sejumlah aplikasi bawaan agar tetap bisa dipakai.
Apa Saja yang Masih Berjalan di Pico11
Setelah instalasi, tampilan desktop masih dikenali sebagai Windows 11. Beberapa aplikasi dasar tetap terbuka dan berfungsi seperti biasa.
- Calculator dan Settings masih bisa dijalankan
- Notepad tetap menyimpan berkas
- Paint masih dapat digunakan untuk menggambar
- Task Manager tampil dalam versi lawas yang lebih ringan, diduga warisan Windows 7
NTDEV tidak merinci asal pasti Task Manager versi lama tersebut. Penggantian ke versi lawas ini diduga menjadi salah satu kunci penghematan ukuran di samping pemangkasan komponen lain.
Fitur yang Dikorbankan demi Muat di CD-ROM
Ukuran 699.811.840 byte nyaris menyentuh batas kapasitas CD-ROM 700 MB. Untuk mencapainya, NTDEV menghapus Windows Update dan seluruh mekanisme servis sistem.
Konsekuensinya, sistem tidak bisa menerima patch keamanan maupun pembaruan fitur lewat jalur resmi. Pengembang sendiri menegaskan hasil ini merupakan eksperimen, bukan pengganti instalasi Windows normal.
Rencana Integrasi ke Tiny11 Builder
Kemampuan Pico11 akan disatukan ke alat Tiny11 Builder yang tersedia di GitHub. Sebelumnya, Tiny11 Builder sudah menawarkan mode Tiny11, Tiny11 Core, dan Custom.
Dari segi fungsi, Pico11 paling dekat dengan Tiny11 Core karena sama-sama membuang dukungan servis dan pemulihan. Bedanya, Pico11 membawa sejumlah penyesuaian internal tambahan yang belum dijelaskan secara rinci.
Riwayat proyek ini mencakup build ekstrem berukuran sekitar 100 MB tanpa antarmuka Windows 11, versi hemat RAM hingga 176 MB, serta build Custom berbasis Tiny11 tanpa bloatware dengan ukuran sekitar 2 GB.
Siapa yang Cocok Mencoba
Pico11 lebih tepat diposisikan sebagai bahan uji bagi penggemar sistem operasi, peneliti, dan pengguna yang ingin bereksperimen di mesin virtual. Pengguna harian sebaiknya tetap memakai instalasi Windows 11 resmi agar pembaruan keamanan tetap berjalan.
Detail lengkap soal Pico11 dan kemampuannya diperkirakan menyusul seiring proses integrasi ke Tiny11 Builder.