BANDA ACEH — Nama Pale KTB mencuat di kredit resmi produksi lagu "Model Vrindavan" sebagai penulis lagu (writer). Lagu yang dibawakan Ayu Amanda featuring Bergek itu menjadi salah satu karya terbaru yang melibatkan sejumlah nama di balik layar. Proses mixing dan mastering dikerjakan Y Studio bersama G-Nara Studio.
Keterlibatan Pale KTB dalam karya tersebut bukan yang pertama. Sebelumnya, ia tercatat ikut menulis lagu "Rindu" yang dinyanyikan Joel Keudah bersama Cut Zuhra pada 2016, dengan aransemen musik Y Studio Banda Aceh.
Siapa Pale KTB di Balik Lagu "Model Vrindavan"
Pale KTB menekuni penulisan lagu sebagai ruang menyampaikan perasaan, merangkai cerita, dan menghadirkan pengalaman yang dekat dengan kehidupan pendengar. Perjalanan kreatifnya dapat ditelusuri melalui katalog musik digital. Lirik menjadi medium utamanya dalam berkarya.
Dalam lagu "Model Vrindavan", ia tidak tampil sebagai penyanyi. Perannya ada di balik penyusunan lirik, sementara Ayu Amanda dan Bergek menghadirkan lagu melalui karakter vokal masing-masing. Pembagian peran itu menyatukan gagasan menjadi satu karya musik utuh.
Tim Produksi dan Peran Novan Solkey sebagai Komposer
Berdasarkan kredit resmi produksi, Novan Solkey mengisi posisi komposer. Produksi video musiknya melibatkan 44 Studio–Mukcan Film sebagai pengarah video, Mirza Rihoen untuk penataan warna gambar (color grading), serta Diamond Production sebagai tim pendukung. Kehadiran lagu di YouTube membuka ruang bagi karya tersebut menjangkau pendengar melalui platform digital.
Perkembangan teknologi memberi kesempatan lebih luas bagi musisi dan pencipta lagu untuk memperkenalkan karya, membangun audiens, serta memperluas jangkauan musik Aceh. Pale KTB memanfaatkan kanal digital itu untuk memperkenalkan karya-karyanya.
Jejak Karya Sebelumnya: Lagu "Rindu" pada 2016
Lagu "Rindu" yang dinyanyikan Joel Keudah bersama Cut Zuhra mengangkat kisah cinta yang tidak kesampaian. Karya itu menjadi bagian dari perjalanan kreatif Pale KTB yang terus berproses di tengah dinamika musik Aceh. Aransemennya digarap Y Studio Banda Aceh.
Keterlibatan dalam sejumlah karya memperlihatkan bagaimana peran pencipta lagu dan penyanyi saling melengkapi. Bagi Pale KTB, kreativitas tidak berhenti pada merangkai kata. Ada gagasan yang harus dikembangkan, pesan yang perlu disampaikan, serta pilihan bahasa yang disesuaikan dengan karakter lagu.
Menjaga Konsistensi Berkarya di Tengah Perubahan Selera
Menulis lagu bukan sekadar aktivitas kreatif bagi Pale KTB, melainkan bagian dari perjalanan karier dan kehidupannya. Konsistensi berkarya ingin dijaganya di tengah perubahan selera pendengar dan perkembangan industri musik. Ia berharap karya-karyanya diterima pencinta musik Aceh dan memperoleh dukungan agar terus berkembang.
Lirik yang kuat dapat menjadi identitas sebuah lagu. Ketika dipadukan dengan komposisi musik dan karakter vokal yang tepat, sebuah karya berpeluang meninggalkan kesan dan terus diingat pendengarnya. Melalui "Model Vrindavan", Pale KTB kembali menorehkan jejak dalam proses kreatif musik Aceh.